BIDIK BALI, DENPASAR – Yayasan Dwijendra Denpasar dimasa Pandemi terus berupaya meningkatkan mutu Pendidikan dibidang Minat dan Bakat dimasing – masing sekolah yang Bernaung di bawah Yayasan Dwijendra Denpasar.
“ Peningkatan mutu pendidikan bisa tercapai apabila dibarengi dengan adanya fasilitas pendidikan yang memadai , saat ini pihaknya sedang membangun beberapa ruang fasilitas pendidikan seperti, Ruang Lab, Ruang Bahasa, Ruang Tari dan Ruang Studio musik, dengan dibangun beberapa ruang fasilitas pendidikan diharapkan Mutu Pendidikan dibidang Minat dan Bakat dapat meningkat sehingga kedepan Sekolah yang bernaung dibawah Yayasan Dwijendra Denpasar melahirkan siswa – aasiswa yang berprestasi, ‘ Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Dwijendra Denpasa. Dr. Ketut Wirawan . SH. M.Hum.
“ Lebih lanjut dikatakan, dimasa Pandemi ini pihaknua juga melakukan inovasi dibidang IT dan bekerja sama dengan instansi – unstansi dengan meluncurkan program, Sisrem pembayaran secara on line, selain itu juga kami berinovasi dengan meningkatkanteknologi yakni, Simple Teknologi, atau Sekolah Pintar seperti , tranparansi dibidang admistrasi sekolah, tranparansi siswa, guru , guru dan pegawai, teknologi Sekolah pintar ini mempunyai akurasi transparansinya tinggi, inilah inovasi yang kami kerjakan pada saat pandemi, yakni peningkatan mutu pendidikan melalalui teknologi, ‘ ujarnya.
“ Terkait dengan pengangkatan Kepala sekolah di SMP Dwijendra pihaknya menegaskan, semua proses sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, karena guru yang melamar menjadi kepala sekolah, melalui Tes, yakni, Ter secara tertulis maupun dengan Wawancara dan semua hasilnya dinilai oleh Tim Seleksi penerimaan Kepala sekolah, dan tidak ada melalui penunjukan, ‘ Jelas Ketut Wirawan.
“ Tahun depan pihaknya berharap dapat melakukan pembelajaran dengan tatap muka, namun dalam Pembelajaran melaui tatap muka pihaknya melakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat , dalam uji coba tatap muka terlebih dahulu siswa dibagi menjadi dua Sif atau 50 persen siswa boleh masuk , namun yang masuk sekolah akan dibagi sesuai dengan nomor urut siswa sehingga tidak ada kerumunan dilingkungan sekolah yang dapat membuat klaster baru penyebaran virus covid-19 Harapnya.(*).
“
