PJID Provinsi Bali, Salurkan Sembako Untuk Wartawan dan Masyarakat Yang Terdampak COVID-19.

BIDIK BALI, BADUNG – Akibat Virus Corona yang melanda Indonesia Khususnya Provinsi Bali, banyak masyarakat yang mengalami penurunan ekonomi sehingga berdampak terhadap kehidupan se hari hari , demikian pula terhadap para jurnalis mengalami hal yang sama akibat dampak COVID-19.
Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi tersebut Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Provinsi Bali membagikan sembako kepada masyarakat dan Wartawan, bertempat di Sekretariat PJID Bali Perumahan Pradasari No. 2F Denpasar Barat, Kamis (07/05).

Jurnalis sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi terkini dan berimbang perihal Covid-19 kepada masyarakat , Meski kondisi sosial ekonomi saat ini yang dialami para jurnalis sangat jauh dari harapan, namun para jurnalis tetap setia dalam menghadirkan info terupdate untuk masyarakat, bangsa dan negara.

“ Ketua Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Provinsi Bali, A. Shukani Hanafi menyampaikan, Kegiatan yang di gelaran hari ini merupakan implementasi rasa senasib dan sepenanggungan profesi jurnalis atau wartawan.

“Ucapan terima kasih saya sampaikan, mewakili seluruh anggota daripada PJID Provinsi Bali atas kepedulian donatur terhadap kami para pewarta. Melalui organisasi Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi, kami tidak hanya memikirkan nasib kami saja sebagai penyedia informasi, melainkan juga akan peduli terhadap siapapun tanpa terkecuali akibat terdampak Covid-19,” tegasnya.

“ Menurut nya, kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang belum dapat bantuan dari Pemerintah, untuk itu pihaknya berharap agar apa yang diberikan saat ini nantinya dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.” Ucapnya.

“Ia menambahkan, siapapun saat ini harus ikut berpartisipasi dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. Secara formal memang itu semua adalah tanggung jawab instansi terkait. Namun secara lahiriah, mengingat manusia adalah mahkluk sosial maka hendaknya ini menjadi tanggung jawab bersama. Meski hanya berupa tautan do’a,” imbuh Hanafi kepada awak media.

“ Sementara Alex Hedar Wakil PJID Provinsi Bali, Pihaknya berpesan kepada Pemerintah Daerah maupun Pusat. Agar lebih memperhatikan masyarakat Indonesia umumnya dan para “Kuli Tinta” (Wartawan) khususnya.

“Dalam kondisi terpuruknya sosial ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19 ini. Sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah maupun pusat untuk lebih memperhatikan nasib masyarakat yang dirumahkan, serta para pewarta. Kenapa demikian? Bagaimanapun juga Wartawan adalah pasukan di garda terdepan dalam memberikan informasi kepada khalayak, tanpa memperhatikan kehidupannya sendiri,” ujarnya.

Semoga dengan Kegiatan seperti ini, banyak masyarakat yang mampu dapat berbagi rezekinya. Untuk masyarakat sekitar dan juga untuk Wartawan. JN/BB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *