BIDIK BALI, DENPASAR – Dengan adanya surat dari Pemerintah terkait dibukanya Pembelajaran Tatap Muka, SMA Dwijendra melakukan rapat kordinasi dengan beberapa pihak terkait antara lain, dari Dinas Kesehatan, Desa setempat, Komite Sekolah dan Yayasan Dwijendra yang diwakili sekretaris Yayasan dan Kepala Sekolah SMA Dwijendra Denpasar, bertempat diruang kelas SMA Dwijendra, Jum,at 24 september 2021.
“ Kepala Sekolah SMA Dwijendra Denpasar, Drs. I Made Oka Antara. M.hum. dalam sambutannya menyampaikan, menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan diselenggarakan 4 oktober 2021 mendatang, pihaknya sudah melakukan beberapa persiapan mulai simulasi PTM, selanjutnya sekolah membentuk Satgas Covid sekolah yang nantinya mengawasi dilapangan, mulai siswa masuk halaman sekolah, saat belajar sampai pulang sekolah akan diawasi Satgas Covid sekolah yakni siswa harus mentaati prokes yang sudah diatur pemerintah, selain itu Fasilitas Prokes disekolah sudah sangat lengkap mulai pengukuran suhu tubuh dengan Digital dan penyediaan Handsanitizer diruang kelas masing masing serta tempat cuci tangan di beberapa titik dan juga menyediakan ruang untuk isolasi bagi siswa yang ada masalah dengan kesehatan.
“Jadi untuk Protokol Kesehatan di SMA Dwijendra sudah memadai, “ Kata Made Oka Antara.
“ lanjut dikatakan, sedangkan untuk vaksin siswa, dari 916 total siswa secara keseluruhan semua siswa sudah melakukan vaksin termasuk semua tenaga pendidik,
“ Sedangkan tata cara PTM,” Menurutnya, sebelum siswa belajar ruang kelas harus seteril dan setiap rombel diisi 50 persen siswa belajar, untuk mata pelajaran hanya satu dalam sehari tanpa istirahat, selesai PTM siswa pulangnya harus dijemput oleh orang tua sehingga tidak terjadi klaster baru di lingkungan sekolah,” ucapnya.
“ Sedangkan dari Dinas Kesehatan menyampaikan, agar Guru saat mengajar dalam kondisi sehat dan sudah hadir disekolah sebelum 15 menit, serta menanyakan kondisi siswa,apa ada yang kurang sehat, apabila ada yang kurang sehat siswa akan dibawa ke ruang BK dan selanjutnya dibawa keruang isolasi untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan pihak sekolah dengan melakukna prokes yang ketat,
Pihaknya berharap kedepan sekolah dapat melakukan Swab Antigen secara berkala, sehingga dapat mendeteksi awal apa bila ada siwa yang terpapar covid -19 “ Ungkapnya (*).
