Mengetahui Apa Itu Karang Gigi, Faktor Risiko serta Penanganan yang Perlu Dilakukan.

BIDIK BALI, DENPASAR – drg. Ni Kadek Yulia Dwiana Putri, yang saat ini berpraktek di Poli Gigi RS Puri Raharja, Denpasar menyampaikan, KARANG gigi biasa dialami oleh siapapun, khususnya bagi mereka yang kurang memperhatikan kesehatan gigi.
Lantas apa itu karang gigi dan faktor risiko serta penanganan yang perlu dilakukan,

“ Menurutnya, Karang gigi atau dental calculus adalah deposit plak atau sisa makanan yang mengandung mikroorganisme atau bakteri yang menempel pada gigi dalam jangka waktu lama yang mengalami pengerasan atau terkalsifikasi.
Karang gigi umumnya tidak menyebabkan gejala dan keluhan yang mengganggu kesehatan atau fungsi gigi itu sendiri.
Akan tetapi, karang gigi yang tidak ditangani dapat menimbulkan masalah pada gigi dan gusi, seperti gingivitis atau radang gusi.

“ Berikut penjelasan mengenai faktor resiko serta penanganan yang dapat dilakukan terhadap penumpukan karang gigi.
Penyebab Karang Gigi :
Karang gigi disebabkan oleh adanya plak pada gigi yang tidak dihilangkan. Plak gigi itu sendiri terbentuk dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di permukaan gigi.
Plak gigi yang tidak ditangani dapat mengeras dan membentuk karang gigi yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.
Faktor Risiko Karang Gigi :
Meski dapat terjadi pada siapa saja, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami karang gigi, yaitu:
• Merokok
• Jarang membersihkan gigi
• Tidak membersihkan mulut dengan obat kumur antibakteri
• Mengonsumsi makanan atau minuman dengan kadar gula yang tinggi, seperti permen, kue, atau minuman bersoda
• Mengonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi,
seperti antihistamin atau dekongestan
• Memiliki kondisi mulut kering, yang biasanya disebabkan oleh efek samping obat, atau kondisi kesehatan tertentu, seperti sindrom sjogren
• Menjalani terapi kanker berupa radiasi pada kepala atau leher

“ Gejala Karang gigi,
Karang gigi dapat menimbulkan sejumlah keluhan berikut ini:
• Terbentuknya lapisan kotoran yang mengeras berwarna kuning atau kecoklatandi garis gusi
• Rasa kasar di permukaan gigi
• Bau Mulut
• Pembengkakan serta kemerahan di gusi
• Penurunan jaringan penyangga di sekitar gigi
• Kegoyangan pada gigi
“ Kapan Harus Kedokter,Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi jika mengalami gejala di atas. Pemeriksaan sejak dini diperlukan agar karang gigi tidak makin menumpuk dan tidak menimbulkan komplikasi. Selain itu, segera periksakan ke dokter jika mengalami gejala gingivitis atau radang gusi, seperti:
• Gusi Bengkak
• Gusi berwarna merah kehitaman
• Gusi terasa nyeri saat disentuh
• Gusi mudah berdarah saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi (dental)
“ Pengobatan Karang gigi,
Plak di gigi yang sudah mengeras dan menjadi karang gigi tidak bisa dihilangkan hanya dengan menggosok gigi. Untuk mengatasi kondisi tersebut, dokter akan menganjurkan scalling gigi.
Scaling gigi adalah tindakan medis nonbedah (tanpa sayatan) yang menggunakan scaler, yaitu alat khusus untuk mengikis karang-karang di gigi. Scaler tersedia dalam jenis manual dan ultrasonik.

“ Lebih lanjut ia mengatakan, Karang gigi dapat dicegah dengan melakukan perawatan gigi secara rutin di rumah. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah:
• Menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
• Membersihkan gigi dengan benang gigi setidaknya satu kali sehari
• Menggunakan obat kumur
• Melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi di dokter gigi tiap 6 bulan sekali
• Mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang
• Tidak merokok
Untuk mencegah dan menghindari adanya penumpukan karang gigi, maka diperlukan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan sekali untuk mendeteksi masalah di gigi sejak dini.
Dengan begitu, penanganan pun dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi pun bisa dihindari.
Bila Anda menderita karang gigi atau gigi Anda bermasalah, silakan berkunjung ke drg. Ni Kadek Yulia Dwiana Putri di Poli Gigi RS Puri Raharja Denpasar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *