Pembelajaran Tatap Muka di SMA Negeri 1 Kuta Utara Berjalan Dengan Baik Sesuai SOP dan Prokes Yang Ketat.

BIDIK BALI, BADUNG – Pembelajaran Tatap Muka terbatas yang diselenggarakan SMAN 1 dan SMAN 2 Kuta Utara mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bali yang memberikan PTM Terbatas dilaksanakan.

“ Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kuta Utara, Gusti Nyoman Naranata dan juga selaku Plt. Kasek SMAN 2 Kuta Utara menyampaikan, PTM Terbatas yang dilaksanakan SMAN 1 dan SMAN 2 Kuta Utara yang sudah berjalan beberapa hari ini sudah sesuai dengan Protokol Kesehatan yang sangat ketat yakni,
Siswa yang mengikuti PTM harus ada ijin dari orang tua dan sudah divaksin tahap 1dan2 , sebelum masuk lingkungan sekolah siswa menscan Aplikasi lindungi diri, memasuki halaman sekolah siswa mengecek suhu tubuh serta memakai masker dengan benar baru siswa diperbolehkan masuk kelas dan mengikuti pembelajaran,” Kata Gusti Nyoman Naranata.

“ Lebih lanjut ia mengatakan, Pelaksanaan PTM terbatas dilaksanakan dalam dua sesi, selain itu siswa yang mengikuti PTM dengan kuota 25 persen dari jumlah siswa secara keseluruhan atau diisi 50 persen siswa setiap Rombel, sementara untuk sesi pertama PTM yakni, siswa kelas X dan XI SMAN 1 Kuta Utara dan sesi kedua untuk siswa kelas XII SMAN 1 Kuta utara dan kelas X SMAN 2 Kuta Utara,
Sesi pertama dimulai pukul 08.00 wita sampai dengan pukul 11.00 wita sedang sesi kedua di mulai pukul 12.00 wita sampai dengan pukul 15.00 wita dan setiap sesi diberikan tiga mata pelajaran namun karna baru dilaksanakan pembelajaran tatap muka siswa hanya diberikan materi yang mudah.

“Ia menambahkan, untuk sarana prasarana prokes di sekolah sudah sangat memadai seperti, Pengukur suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan di setiap ruang kelas dan Hand Sanitaizer serta setiap siswa yang akan masuk kelas, ruangan kelas sudah di semprot dengan disinfektan jadi ruang kelas sudah sterilisasi.

“ Pihaknya berharap, dengan sarana prasarana Protokol kesehatan yang memadai siswa yang belajar akan nyaman, sehingga dapat menjaga penyebaran covid 19 dari klaster sekolah,” ungkapnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *