Kepala Rutan Jembrana Tegaskan, Sebuah Postingan di Medsos Tidak Benar.

BIDIK BALI, NEGARA – Kepala Rutan Jembrana Lilik Subagiono menegaskan, postingan yang ada di Medsos terkait dugaan adanya praktik pemungutan uang kepada narapidana, izin bagi narapidana untuk memiliki ponsel dan penyelundupan barang terlarang ke dalam rutan serta dan gangguan kepada warga sekitar akibat karaoke sepanjang malam di dalam rutan.” Hal itu tidak benar,” Kata Lilik Subagiono saat jumpa pers dengan awak media.

“ Menurutnya, apa yang diposting di medsos tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Ia menjelaskan, bahwa pihak Rutan melakukan pemeriksaan rutin pada setiap kamar tahanan sebanyak 8 kali dalam sebulan, hal itu kami lakukan untuk mencegah adanya benda-benda yang dilarang berada di rutan, jadi saya pastikan itu tidak benar,” ujar Subagiono.

“ Lilik Subagiono juga mengatakan, jika pihaknya telah mengkonfirmasi langsung kepada akun resmi Info Singaraja Bali yang asli, dan akhirnya mendapatkan surat pernyataan yang menyatakan bahwa akun tersebut adalah akun fiktif.
“Kami sudah melakukan konfirmasi langsung ke akun Info Singaraja Bali yang asli, dan mereka mengaku jika postingan itu bukan dari mereka jadi nanti kita akan diberikan surat pernyataan bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi mereka (Info Singaraja Bali yang asli)” jelasnya.
Sementara itu, kuasa hukum Rutan,
I Wayan Sudarsana, mengatakan, bahwa akan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib. ia menekankan bahwa akun tersebut telah melakukan fitnah keji pada klienya dengan tanpa adanya bukti yang cukup.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pihak Polres Jembrana terkait hal itu, dan pada hari Senin mendatang kami akan melakukan pelaporan,” ungkapnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *