Yayasan Dwijendra Denpasar Siapkan Dua Dokter Saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

BIDIK BALI, DENPASAR – Sesuai surat edaran Pemerintah yang mana segera akan di buka Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas yakni 4 Oktober 2021 mendatang, Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar, Dr. Ketut Wirawan. S.H. M.Hum, menyampaikan, seluruh sekolah yang bernaung dibawah Yayasan Dwijendra sudah siap melaksanakna Pembelajaran Tatap Muka terbatas, “ Kami sudah menyiapkan infrastruktur untuk mendukung PTM terbatas antara lain, Pemeriksaan Suhu tubuh secara Digital, Hansanitaizer disetiap ruang kelas belajar, tempat cuci tangan dibeberapa titik termasuk Ruang istirahat siswa lengkap dengan Tempat tidur dan tabung oksigen apabila nantinya siswa mengalami masalah kesehatan saat belajar.
“ Menurutnya, selama diruang istirahat siswa akan ditangani oleh dokter yang sudah disiapkan Yayasan, dan selesai penanganan siswa akan di jemput oleh orang tua siswa.
“Jadi secara keseluruhan Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas di sekolah Dwijendra sudah siap dilaksankaan,” Kata Ketut Wirawan.

“ Sementara ditempat yang sama dr. Nyoman Diane yang juga merupakan anggota pembina Yayasan Dwijendra mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka terbatas yang akan digelar nantinya kita harus mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah berjalan.
“Ruangan kelas harus seteril, ada pencahayaan yang baik serta ventilasi yang baik juga, agar sirkulasi udaranya baik”, jelas Diane.
Setiap anak harus memakai pelindung diri, seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan harus melakukan tes suhu tubuh sebelum masuk kelas.
“Yang terpenting lagi sebelum masuk kelas guru harus bisa melakukan pemilahan anak mana anak yang boleh masuk kelas dan yang tidak boleh masuk kelas”, terangnya.
“ Dokter Nyoman Diane juga berpesan kepada seluruh guru yang ada di Dwijendra agar bisa mendeteksi dini terhadap kesehatan anak yang akan masuk kelas.
Terkait tracing menurut dr. Nyoman Diane pihak Dwijendra akan melakukan Rapid Antigen secara berkala sehingga nantinya dapat mendeteksi secara dini anak yang terpapar covid 19
“Kita akan lakukan dengan cara – cara yang manusiawi, aman dan tidak menakutkan bagi anak”, jelas Diane (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *