BIDIK BALI, BADUNG – Proyek Pembangunan Prasarana Pengendalian banjir Tukad Mati yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai – Penida Provinsi Bali yang mana pengerjaan proyek tersebut dikerjakan secara bertahap melalui kontak tahun jamak ( multi years ) sudah sesuai dengan Perencaan.
“ Menurut Satker Balai Wilayah Sungai – Penida Provinsi Bali, Made Deni, pembangunan proyek Normalisasi pengendalian banjir Tukad Mati sudah sesuai dengan Perencaan sebab sebelum pengerjaan proyek tersebut pihaknya Sudah melakukan sosialisasi sebelumnya kepada masyarakat setempat, serta Kelian adat termasuk kepala lingkungan dan Lurah Legian.
Yang mana Pengerjaan Tanggul dan normalisasi yang menjadi tanggung jawab pihak Balai Wilayah Sungai Penida Provinsi Bali saat ini pengerjaan nya sudah selesai dikerjakan,” Kata Made Deni.
“ Sedangkan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Badung yakni, penanaman pohon Perindang serta melakukan penataan di Tukad Mati,
Ia menjelaskan, penanaman pohon perindang dilakukan oleh Dinas Lingkungan hidup kabupaten Badung yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Badung , Selain penanaman pohon perindang pihak Pemkab Badung sudah menyanggupi melakukan penataan dengan tanaman hias serta membuat patung sedangkan untuk normalisasi sungai akan dilakukan oleh Dinas PUPR Kab.Badung karena itu sudah menjadi kesepakatan pihak Balai Wilayah Sungai Penida dengan Pemkab Badung, Mungkin saat ini pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Badung belum dikerjakan karena kendala Pandemi Virus Corona COVID-19 , kemungkinan anggarannya untuk covid-19. “ jelasnya.
Untuk itu pihaknya berharap , Pemerintah Kabupaten Badung segera dapat melakukan penataan Tukad Mati dengan penanaman pohon perindang dan tanaman hias sehingga Tukad Mati menjadi Destinasi kunjungan masyarakat.” Ungkapnya.(*).
