BIDIK BALI, KLUNGKUNG – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menghadiri Upacara Pemlaspasan Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, Klungkung pada, Jumat (Sukra Paing, Sinta) tanggal 1 April 2022 yang didampingi oleh dan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi NTB Muiz Thohir.
Upacara pemelaspasan Pelabuhan Sampalan yang diiringi dengan Tari Baris Jangkang dan dirangkaikan dengan Upacara Pekelem secara langsung dipuput oleh Ida Mpu Buda Satya Yoga dan Ida Rsi Baghawan Dharma Sata Sida.
“ Gubernur Bali dalam sambutannya, menyampaikan Pembangunan Pelabuhan Segitiga Sanur di Kota Denpasar, Sampalan di Nusa Penida dan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung merupakan program prioritas pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terkoneksi dan terintegrasi dalam Visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.
Pembangunan Pelabuhan Segitiga Emas yang dicanangkan oleh Gubernur Wayan Koster sebagai program prioritas infrastruktur bertujuan untuk membangun Bali secara keseluruhan, guna mendukung pelayanan publik dan menunjang pusat-pusat perekonomian baru di Bali,
selain juga untuk mendukung Upacara Pujawali di Pura Ratu Gede Dalem Ped. “Setiap ada Upacara Pujawali, umat Hindu Se-Bali tangkil ke Pura Ratu Gede Dalem Ped, sehingga perlu transportasi yang baik,” kata Wayan Koster.
“ Lanjut disampaikan , pembiayaan pelabuhan ini dengan APBN Kementrian Perhubungan RI dengan total anggaran Rp 566 Miliar lebih yang terdiri dari anggaran pembangunan Pelabuhan Sanur sebesar Rp 370 Miliar, untuk Pelabuhan Sampalan Rp 90 Miliar, dan Pelabuhan Bias Munjul sebesar Rp 106 Miliar. “Jadi belum pernah ada pembangunan seperti ini yang dibiayai langsung dari APBN dan diperjuangkan oleh Gubernur Bali. Sehingga meski Saya kalah di Klungkung, namun Saya tetap berfikir untuk membangun Bali secara keseluruhan agar seimbang antara Bali Utara, Selatan Barat dan Timur,” ungkapnya. (BB/01).
