BIDIK BALI, JEMBRANA – Proyek Pengamanan Pantai di Kabupaten Jembrana sudah mencapai progres 7 persen, melebihi target 5 persen dari target yang direncana 2 persen.
Proyek pengamanan pantai yang dikerjakan PT Witada Bangun Gemilang dengan Anggaran Rp 38 miliar lebih yang bersumber dari dana APBN diharapkan nantinya dapat diselesaikan tepat waktu pada Nopember 2022.” Kata Pelaksana Proyek PT Witada Bangun Gemilang, Mangku Sudana, saat dimintai keterangan oleh Bidikbali.com, Sabtu( 14/5).
“ Lebih lanjut Mangku Sudana menyampaikan, saat ini pihaknya mengerjakan proyek pengamanan pantai satu paket sepanjang 2.800 meter tersebar di beberapa titik yakni, pantai gilimanuk, Pantai Candikusuma, Pantai Dlodbrawah Kabupaten Jembrana dan Pantai Soka Kabupaten Tabanan,
Sedangkan pengerjaannya dimulai dari pantai Dlodbrawah dan pantai candikusuma , untuk pengerjaan pengamanan pantai di pantai dlodbrawah sudah mencapai 130 meter lebih sedangkan pantai Candikusuma mencapai 200 meter lebih, untuk pantai gilimanuk saat ini sudah mulai dikerjakan bersamaan dengan pantai soka.
“ Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada pejabat daerah yang sudah mendukung proyek pengerjaan pengamanan pantai di Kabupaten Jembrana, sehingga sampai saat ini proyek pengamanan pantai berjalan dengan lancar.
Pihaknya optimis pengerjaan pengamanan pantai yang dikerjakan PT. Witada Bangun Gemilang nantinya dapat diselesaikan tepat waktu yakni pada Nopember 2022 sesuai mutu dan sepesifikasi yang ditentukan.” Ujar Mangku Sudana.
“ Sementara Kasatker PJSA Balai Wilayah – Penida Provinsi Bali. Made Deni menyampaikan, ada beberapa manfaat pangamanan pantai yakni untuk mengamankan sepadan pantai selain itu untuk menghindari abrasi yang lebih parah utamanya di tempat Pariwisata, dan tempat melasti yaitu untuk upacara keagamaan umat Hindhu juga pemukiman warga, sedangkan untuk tahun ini proyek pengerjaan pengamanan pantai dominan untuk pemukiman warga yang berada dipinggir pantai sehingga pemukiman warga dapat diselamatkan oleh terjangan abrasi,“ Ujar Made Deni saat dimintai keterangan oleh awak media diruang kerjanya. Selasa (17/5)
“ Lebih lanjut dikatakan, Proyek Pengamanan pantai saat ini yang sudah mulai dikerjakan yakni pengamanan pantai di Tegal Besar, pantai sedayu, pantai kusamba, pantai gilimanuk, pantai candikusuma, pantai dlodbrawah, dan pantai soka dan untuk yang lainnya masih tahap sosialisasi diharapkan bulan mei ini semua ruas pekerjaan pengamanan pantai sudah mulai di kerjakan.” Katanya.
“ Ia menambahkan, Menurut data yang ada panjang ruas pantai di bali mencapai 633 Km sedangkan yang terkena abrasi sepanjang 215 Km tentunya data ini masih bisa berubah karena setiap minggu ada saja laporan pantai yang terkena abrasi.
“ Menurutnya, dari 215 Km panjang pantai yang terkena abrasi dan yang sudah tertangani pihak Balai Wilayah Sungai Penida Provinsi Bali sebanyak 50 persen yakni sekitar 108 Km, kedepan kita akan tangani secara berkala sehingga pantai yang terkena abrasi di bali semakin sedikit,” Ungkap Made Deni. ( BB/01).
