WIN RSIA Puri Bunda Gelar Win Talk , Bantu Tingkatkan Peluang Kehamilan.

BIDIK BALI, DENPASAR – Sebanyak 50 lebih pasangan suami istri mengikuti Win Talk yang di gelar Unit layanan Reproduksi Wijaya Insan Nugraha RSIA Puri Bunda di Hotel Neo Denpasar, 23 Pebruari 2020. Dengan tujuan membantu meningkatkan peluang kehamilan.
“ Menurut Dr.dr.A. A. N. Anantasika.Sp OG(K) gangguan kehamilan disebabkan banyak hal seperti, Obesitas , Pola makan yang tidak sehat yakni minum minuman yang beralkohol, merokok serta saluran alat produksi yang mengalami infeksi Jamur maka hal itu dapat mengganggu Produksi kehamilan “ kata dr. Anantasika.
“ Lanjut dikatakan, saat ini Unit Layanan Reproduksi Wijaya Insan Nugraha RSIA Puri Bunda memberikan layanan yang fokus dalam mengembangkan layanan teknologi reproduksi Berbantu dengan inseminasi dan bayi tabung yang dapat meningkatkan peluang kehamilan bagi pasangan yang belum dikaruniai buah hati, apalagi di Bali saat ini diketahui hampir 55.000 pasangan suami istri mengalami infertilitas maka dengan kehadiran Unit layanan WIN Puri Bunda yang merupakan unit bayi tabung yang paling anyar di Bali dan memiliki peralatan dengan teknologi terbaru dan terkini nantinya diharapkan dapat memberikan kualitas layanan premium bagi pasangan yang mengalami masalah infertilitas.” Ucapnya.
Ia menegaskan, pelayanan fertilitas di Puri Bunda setiap tahunnya mengalami peningkatan yang sangat signifikan pasien yang dilayani dari tahun 2017 sampai dengan 2019 di unit layanan reproduksi WIN meningkat 200 persen, dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSIA Puri Bunda, pihaknya bertekad untuk memberikan pelayanan transparan kepada pasien dari segi medis maupun biaya, dan saat ini pihaknya berhasil mengembangkan struktur biaya yang relatif lebih rendah dibanding sentra lainnya dengan tetap memberikan kualitas layanan premium, dan untuk HUT ke 3 tahun ini Unit layanan Reproduksi Wija Insan Nugraha RSIA Puri Bunda memberikan 10 paket bayi tabung dengan harga terbaik bagi peserta yang hadir.” Ujarnya.
Untuk itu pihaknya berharap dengan kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat, maka kedepan pihaknya bukan hanya melayani pasien di Bali saja namun juga pasien luar Bali yang mana unit layanan fertilitasnya masih terbatas.” Harapnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *